Kamis, 03 Maret 2011

Sumber: www.AnneAhira.com

 


Bagaimana cara menjaga rantai makanan di hutan? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, kita harus mengetahui terlebih dahulu apa yang disebut dengan rantai makanan dan unsur-unsurnya serta ekosistem hutan.


Rantai Makanan


Rantai makanan adalah peristiwa makan dan dimakan di antara makhluk hidup. Sesungguhnya, semua makhluk diciptakan di dunia ini adalah untuk saling berinteraksi satu sama lain.


Salah satu interaksi yang terjadi di antara mereka adalah dengan rantai makanan tersebut. Dengan rantai makanan, secara tidak langsung menyatakan bahwa tidak ada satupun makhluk hidup di dunia ini yang tidak membutuhkan makhluk hidup yang lainnya.


Contoh rantai makanan yaitu; padi dimakan tikus, tikus di makan ular, ular di makan elang, elang mati diuraikan oleh bakteri yang ada di dalam tanah, bakteri menjadi makanan tanaman, dan begitu seterusnya.


Dalam rantai makanan, ada tiga pihak yang terlibat, yaitu: produsen, konsumen, dan dekomposer. Produsen dalam rantai makanan adalah tumbuhan, sedangkan konsumen adalah hewan dan manusia. Dekomposer atau pengurai diperankan oleh bakteri. Ketiga pihak tersebut saling memiliki ketergantungan satu sama lain.


Hutan sebagai Salah Satu Ekosistem di Alam


Ekosistem adalah tempat hidup dari sekumpulan populasi. Populasi sendiri merupakan kumpulan makhluk hidup sejenis, misalnya populasi bebek, populasi ayam, dan populasi ular. Di dalam ekosistem terjadi rantai makanan.


Salah satu ekosistem yang memiliki space luas adalah hutan. Hutan merupakan tempat hidup berbagai jenis hewan dan tumbuhan. Mereka semua tinggal bersama dan berinteraksi satu sama lain di sana. Keberadaan hutan merupakan hal yang sangat penting bagi mereka. Bila hutan hilang atau musnah karena suatu hal, maka mereka pun akan terancam musnah. Ibarat manusia, hutan adalah tempat tinggal utama.


Di dalam hutan beragam jenis rantai makanan terjadi. Secara sederhana bisa dicontohkan sebagai berikut: rerumputan dan pohon-pohon rendah dimakan oleh rusa, rusa diburu oleh hewan karnivora seperti singa dan macan, singa dan macan pada akhinya mati karena usia akan diuraikan oleh pengurai yang ada di dalam tanah, karena adanya pengurai inilah pohon dan tumbuhan bisa tumbuh, dan begitulah seterusnya.


Bisa dilihat bukan, betapa pentingnya arti hutan bagi sebuah ekosistem dan rantai makanan.


Menjaga Hutan = Menjaga Rantai Makanan


Betapa pentingnya keberadaan hutan bagi kelangsungan hidup mahkluk hidup yang tinggal di sana. Itu sebabnya melestarikan hutan sama artinya dengan menjaga rantai makanan di hutan. Bagaimana cara menjaga rantai makanan di hutan?


Berikut ini beberapa langkah dan cara yang bisa dilakukan, yaitu:



  1. Tidak menebang hutan

  2. Menindak tegas para pelaku penjarah hutan

  3. Tebang pilih bila ingin menebang hutan


Cara di atas mungkin sederhana, namun bila tidak dilakukan, akan berakibat fatal. Itu sebabnya kita semua wajib melakukannya. Sesuatu yang sangat sederhana bagi kita namun sangat berarti kelangsungan hidup hewan, tumbuhan, bahkan manusia sendiri.

0 komentar:

Poskan Komentar