Home » » Hutan Tanaman Industri Versus Hutan Tanaman Rakyat

Hutan Tanaman Industri Versus Hutan Tanaman Rakyat

Written By SDN Kebon Kacang 01 PAGI on Kamis, 03 Maret 2011 | 01.25

Sumber: www.AnneAhira.com

Apa beda hutan tanaman industri dengan hutan tanaman rakyat? Secara terminologi, hutan tanaman industri dikelola oleh industri dan hutan tanaman rakyat dikelola oleh rakyat. Sesederhana itukah?

Hutan Tanaman Rakyat (HTR)


Hutan tanaman rakyat adalah sebuah program pemerintah yang ditujukan guna meningkatkan kesejahteraan para penduduk yang hidup di sekitar hutan. Penduduk tersebut diberi hak untuk mengelola sebagian wilayah hutan milik pemerintah. Tapi, lahan yang dipakai oleh rakyat tidak menjadi hak milik. Mereka hanya diberi hak untuk mengelola lahan tersebut.

Hal tersebut guna mengurangi pembalakan hutan dan mengurangi dampak dari pemanfaatan hutan yang semena-mena yang biasanya dilakukan oleh pendududk sekitar hutan dengan alasan ekonomi.


Penduduk yang kurang memiliki pengetahuan tentang manfaat hutan biasanya mudah tergoda oleh cukong-cukong kayu yang serakah, yang pada akhirnya dengan suka rela tapi terpaksa menebang kayu yang ada di hutan.

Pemerintah memberikan bibit dan bantuan cara menanam dan merawat tumbuh-tumbuhan tersebut. Untuk lebih meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, pohon yang ditanam adalah pohon-pohon produktif seperti mangga, rambutan, manggis, mangga, durian, jati, sengon, dan lain-lain.


Untuk lebih memberikan semangat berusaha, bantuan tersebut tidak gratis, tapi berupa kredit yang harus dilunasi pada jangka waktu tertentu. Hal ini juga mendidik masyarakat sekitar hutan untuk tidak menjadi pengemis.

Wilayah hutan tanaman rakyat ini berada di hampir seluruh pelosok nusantara. Memang ada beberapa kendala yang ditemui di lapangan yang tidak sesuai dengan tujuan dari program HTR itu sendiri.


Misalnya, ada lahan yang ditanami pohon kelapa sawit yang notabenenya bukan salah satu tanaman yang dianjurkan bagi HTR. Tapi, itulah permasalahan yang ada di negeri ini. Agak susah mengatur masyarakat yang maunya serba instant.

Hutan Tanaman Industri (HTI)

Hutan tanaman industri dimaksudkan untuk menunjang industri terutama yang membutuhkan hasil hutan dalam jumlah yang tidak sedikit. Misalnya, industri kertas yang membutuhkan ribuan ton kayu demi menopang keberlangsungan bisnisnya.


Oleh karena itulah diberikan hak pengelolaan hutan secara terbatas kepada beberapa pelaku industri. HTI ini pertama kali dikembangkan pada 1990an di daerah Sumatra Selatan dan Riau.

Daerah hutan yang sudah dipangkas, ditanami dengan tanaman sejenis, seperti kelapa sawit, akasia, meranti, dan lain-lain. Pada saat ini yang cukup mengherankan adalah semakin luasnya hak yang diberikan kepada para pelaku industri untuk memanfaatkan hutan bagi hutan tanaman industri.


Dampak yang dirasakan cukup besar, misalnya dengan hilangnya hutan belantara alami maka hilang juga beberapa species binatang. Atau seringnya mendengar berita harimau atau gajah mengamuk di pedesaan karena kelaparan. Semua ini tidak akan terjadi bila keserakahan manusia tidak sampai merusak ekosistem hutan yang menjadi tempat tinggal para satwa tersebut.

Pemerintah perlu mempertegas batasan bagi pembukaan lahan baru untuk hutan tanaman industri terutama bila pelaku bisnisnya bukan orang Indonesia yang mempunyai komitmen tinggi untuk melestarikan lingkungan demi masa depan anak cucu Indonesia kelak.

Share this article :

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Follow by Email

Wikipedia

Hasil penelusuran

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. SDN KEBON KACANG 01 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger