Home » » Jerboa, Binatang yang Unik

Jerboa, Binatang yang Unik

Written By SDN Kebon Kacang 01 PAGI on Kamis, 03 Maret 2011 | 01.23

Sumber: www.AnneAhira.com

Jerboa merupakan binatang yang unik. Keunikannya menyebabkan EDGE (Evolutionarily Distinct and Globally Endangered) menjadikan Jerboa sebagai 10 hewan terunik di dunia. Sehingga penelitian pun dilakukan untuk meneliti dampak manusia terhadap lingkungan tempat hidup Jerboa ini. Lalu, dilakukan pendokumentasian yang pertama kalinya terhadap jerboa. Setelah itu, diadakanlah kampanye utuk melindungi jerboa dari kepunahan.


Hewan ini ditemukan di belahan bumi yang sangat kering. Jauh lebih kering jika dibandingkan dengan bagian yang lebih kering di Asia dan juga Afrika Utara. Tepatnya di daerah gurun gobi yang terletak di Mongolia, gurun Trans Altai Govi, dan juga di Eropa bagian Utara.


Keunikan Jerboa


Jerboa adalah hewan yang termasuk ke dalam jenis tikus. Ukurannya sangat kecil dari keluarga Dipodidae. Memiliki telinga yang besar dan panjang. Ini menandakan bahwa mereka memiliki pendengaran yang sangat tajam.


Selain telinganya yang besar, Jerboa juga memiliki mata yang besar. Sedangkan panjang serta ukuran bagian tubuh lainnya yang dimiliki jerboa sangatlah tidak proporsional untuk hewan yang tergolong jenis tikus ini.


Jerboa memiliki kaki belakang yang sangat panjang dan besar, panjangnya yaitu antara 40 mm sampai 46 mm, sedangkan beratnya antara 23,7 gram sampai 37,8 gram. Kaki depannya sangat pendek sekali, sangat tidak proporsional. Panjang ekornya dua kali lipat panjang badannya yang berkisar antara 70 mm sampai 90 mm. Jadi, jika diperkirakan panjang ekornya sekitar 140-180 mm. Perbandingan panjangnya tergantung dari spesiesnya.


Hewan ini dapat berjalan di atas kaki belakang mereka seperti yang dilakukan oleh kanguru. Berjalan tegak atau melompat-lompat seperti Kangguru. Satu buah lompatan yang dilakukan Jerboa lebih cepat dibandingkan orang melompat. Satu kali lompatan bisa mencapai enam kaki jauhnya. Jarak lompatannya beberapa kali panjang tubunya.


Bulu Jerboa halus dan sangat panjang. Warnanya cokelat pucat di bagian bawah dan bagian atasnya. Sebagian besar dari hewan ini memiliki masker wajah hitam di wajahnya sangat mirip dengan kangguru. Jika Jerboa duduk, maka ia menyangga posisi duduknya dengan ekor.


Mereka termasuk jenis hewan malam yang lebih senang hidup menyendiri. Mereka melakukan aktivitas-aktivitanya pada malam hari, seperti makan, berburu, atau berlari-lari.


Beberapa jerboa yang berasal dari gurun sejati hidup dengan memakan tanaman terutama biji-bijian dan serangga-serangga yang ada di sekitar mereka. Jerboa ini tidak minum. Mereka bertahan hidup dengan air yang mereka peroleh dari makanan atau hasil dari metabolisme mereka sendiri. Minum pun dari air seninya sendiri.


Jerboa ini memiliki beberapa kesamaan dengan kangguru atau tikus pelompat yang terdapat di Amerika bagian utara. Namun mereka tidak satu famili. Ternyata ada sekitar 22 spesies jerboa yang berada di kawasan Asia. Mereka diklasifikasikan dalam 10 gen dari filum Chordata, subphylum Vertebrata, kelas Mamalia, ordo Rodentia, family Dipodidae.

Share this article :

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Follow by Email

Wikipedia

Hasil penelusuran

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. SDN KEBON KACANG 01 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger