ChatBox

Kamis, 03 Maret 2011

Kaidah Penulisan Soal Ujian Sekolah

Sumber: www.AnneAhira.com

Salah satu standar pendidikan yang harus dilakukan oleh guru adalah standar penilaian. Penilaian ini penting sebab terkait upaya mengetahui tingkat ketercapaian program pendidikan dan pembelajaran. Selanjutnya, dari hasil proses penilaian ini, maka kita dapat menindaklanjuti program yang ada.


Untuk melakukan proses penilaian ini, maka kita harus membuat soal ujian. Agar soal ujian dapat disusun dengan baik, maka guru harus mengikuti kaidah penulisan soal. Dengan mengikuti kaidah penulisan soal ini, maka soal yang disusun guru benar-benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Kaidah penulisan soal adalah tata aturan yang harus diikuti oleh guru pada saat menyusun atau menulis soal. Kaidah ini ditentukan berdasarkan standar penilaian dalam dunia pendidikan. Tujuannya adalah agar tidak terjadi penyimpangan soal yang ditulis dengan program dan tujuan pendidikan dan pembelajaran di sekolah.


Setiap guru harus memahami kaidah penulisan soal. Hal ini karena tingkat keberhasilan proses sangat tergantung dan ditentukan oleh tingkatan soal yang kita berikan kepada peserta didik. Semakin tepat soal yang kita ujikan pada peserta didik, maka semakin tepat pencapaian tujuan pendidikan.


Soal Harus Sesuai Kaidah


Jika kita diperintah untuk membuat soal ujian, tentunya hal tersebut merupakan tugas yang ringan. Bukankah soal ujian itu adalah pertanyaan-pertanyaan terkait dengan materi pelajaran yang telah diberikan pada proses pembelajaran?


Ternyata untuk membuat soal ujian tidaklah sesederhana itu. Ada beberapa kaidah penulisan soal yang harus kita patuhi agar soal yang kita buat layak dikerjakan. Kaidah ini harus kita ikuti sebab ini merupakan standar penulisan soal yang diberlakukan secara nasional.


Beberapa Ketentuan Soal Ujian


Agar soal yang kita buat sesuai dengan standar penilaian pendidikan, maka sudah seharusnya soal-soal tersebut mengikuti ketentuan atau kaidah penulisan soal. Dengan cara seperti ini, maka soal-soal yang dikerjakan peserta didik benar-benar sesuai.


Ketentuan-ketentuan soal yang harus dibuat guru, misalnya:



  • Kalimat pertanyaan harus jelas

    Pertanyaan atau soal dalam proses penilaian bukanlah untuk menjebak peserta didik. Oleh karena itu, kalimat yang digunakan untuk penyusunan pertanyaan atau soal haruslah jelas. Dalam konteks ini, guru harus dapat memberikan pertanyaan yang mudah dimengerti oleh peserta didik.

    Guru tidak boleh, sebaiknya menghindari kalimat-kalimat yang melebar, apalagi bermakna ganda dalam kalimat soalnya. Hal ini dapat membingungkan peserta didik. Jika peserta didik bingung, maka proses penilaian tidak mencapai tujuan.


  • Pertanyaan haruslah valid

    Bahwa setiap pertanyaan membutuhkan jawaban. Oleh karena itu, maka setiap pertanyaan soal harus valid. Dengan kevalidan ini, maka tingkat keterjawaban soal oleh peserta didik sangat tinggi.

    Dan, soal memang harus dapat dijawab. Jika soal tidak berjawab, itu artinya sama dengan pembodohan peserta didik.  Apalah artinya sebuah pertanyaan jika ternyata peserta didik tidak dapat menjawab, hanya karena pertanyaan tersebut memang tidak ada jawabannya atau tidak dapat dijawab.

    Pada saat membuat soal, maka guru harus benar-benar teliti sehingga pertanyaan yang dibuatnya benar-benar pertanyaan yang valid.


  • Soal harus sesuai dan mengacu pada standar kompetensi lulus

    Soal ini dipakai untuk mengetahui tingkat penguasaan peserta didik atas beberapa kompetensi. Anak dikategorikan berhasil jika hasil proses penilaian dapat mencapai tingkat kompetensinya.


Pada setiap mata pelajaran, guru menentukan standar kompetensi lulus (SKL). SKL ini ditentukan untuk mengetahui tingkat ketuntasan peserta didik saat mengikuti proses pendidikan dan pembelajaran. Untuk penentuan SKL ini guru mendasarkan kepada kuantitas materi pembelajaran yang harus diikuti oleh peserta didik.


Jika soal sesuai dan mengacu pada standar kompetensi lulus (SKL), maka hasil yang diperoleh peserta didik benar-benar menggambarkan kemampuan atau kompetensi peserta didik pada mata pelajaran tersebut.


Kaidah penulisan soal dalam dunia pendidikan memang sangat penting untuk diketahui dan dipahami oleh guru. Hal ini agar proses pendidikan dan pembelajaran yang diselenggarakan di sekolah dapat dievaluasi atau dinilai secara proporsional dan obyektif. Hanya dengan cara seperti ini, maka program peningkatan kualitas proses dan hasil proses benar-benar dapat kita capai sesuai harapan.

0 komentar:

Poskan Komentar