Home » » Mengenal Tanah Humus

Mengenal Tanah Humus

Written By SDN Kebon Kacang 01 PAGI on Kamis, 03 Maret 2011 | 01.24

Sumber: www.AnneAhira.com

Tentunya, kata humus sudah kita kenal sejak di bangku sekolah. Humus atau bunga tanah merupakan material organik yang berasal dari pelapukan daun-daunan, ranting-ranting tanaman yang membusuk.


Lama-lama, organik ini menyatu dengan tanah dan menjadi lapisan tanah yang sangat subur. Humus memiliki banyak kandungan zat yang sangat bermanfaat bagi tanaman, seperti fenol, asam karboksilat, dan alifatik hidroksia.


Ciri-ciri Humus


Kita dapat mengenali humus dari ciri fisiknya yang terlihat. Lapisan tanah yang berwarna gelap biasanya merupakan humus. Humus memiliki daya serap yang tinggi sehingga sangat baik untuk pertumbuhan tanaman. Selain itu, humus memiliki kemampuan meningkatkan unsur hara, seperti Ca, Mg, dan K. Warna gelap pada humus merupakan tanda bahwa humus merupakan sumber energi jasad mikro.


Manfaat Humus


Tanah yang subur biasanya memiliki komposisi humus yang banyak. Tentu saja hal itu sangat bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman. Hal itu karena humus merupakan sumber makanan yang berperan pada pembentukan tanaman. Selain itu, humus berfungsi menjaga struktur tanah.


Humus berperan dalam pengikatan toksik dalam tanah dan air. Kapasitas kandungan air tanah pun dapat ditingkatkan berkat adanya humus. Si tanah hitam ini juga dapat mencegah penggerusan tanah, menaikkan aerasi tanah, dan juga dapat menaikkan fotokimia dekomposisi pestisida atau senyawa-senyawa organik toksik. Oleh karena itu, humus bisa dijadikan pengganti pupuk sintesis.


Kenapa Humus Dibutuhkan?


Tidak semua tanah memiliki tingkat kesuburan yang tinggi. Di Indonesia sendiri terdapat banyak lahan marginal yang umumnya berjenis tanah ultisol. Tanah ultisol merupakan tanah yang unsur haranya rendah dan bersifat masak. Oleh karena itu, dibutuhkan pupuk untuk meningkatkan kualitas kesuburan tanah. Humus merupakan pupuk organik yang sangat tepat untuk meningkatkan kualitas kesuburan tanah. Oleh karena itu, humus dibutuhkan di bidang pertanian untuk meningkatkan hasil produksi pertanian.


Humus Dapat Dibuat, Lho!


Seperti kita ketahui, humus memiliki manfaat untuk menyuburkan tanah karena kandungan-kandungan di dalamnya. Oleh karena itu, banyak orang yang sengaja membuat humus sebagai penyubur tanah. Teknik untuk menghasilkan humus adalah teknik pengomposan karena humus merupakan komponen utama dari kompos. Bahan untuk membuat humus tidak terbatas pada daun dan ranting pohon.


Jika ingin membuat humus, dapat menggunakan limbah pertanian dan peternakan, industri makanan, agro industri seperti kulit kayu, serbuk gergaji, kepingan kayu, endapan kotoran, sampah rumah tangga, ataupun limbah-limbah padat. Tentunya, hal itu sangat bermanfaat karena selain dapat menghasilkan pupuk  juga dapat menanggulangi permasalahan lingkungan berkat sampah-sampah yang dibuat humus.

Share this article :

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Follow by Email

Wikipedia

Hasil penelusuran

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. SDN KEBON KACANG 01 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger