Home » » Seluk Beluk Gunung Berapi

Seluk Beluk Gunung Berapi

Written By SDN Kebon Kacang 01 PAGI on Kamis, 03 Maret 2011 | 00.57


Kata “gunung berapi” berasal dari dewa bangsa Romawi yang bernama Vulcan. Vulcan adalah raja api bangsa Romawi. Gunung berapi adalah lubang yang ada di permukaan bumi. Lelehan batu panas dan gas yang menyembur itu dinamakan letusan. Hanya sesekali saja gunung berapi meletus. Kebanyakan gunung berapi tidak aktif, Artinya, gunung berapi tersebut sedang “tidur”. Ketika gunung berapi berhenti meletus untuk selamanya, berarti gunung berapi tersebut tidak aktif lagi, atau gunung-gunung berapi ini telah mati. 



Bagaimanakah terbentuknya gunung berapi?
Lahar dan abu yang keluar dari gunung berapi sangatlah panas. Akan tetapi, keduanya menjadi dingin dan mengeras di luar gunung berapi. Abu dan lahar keluar dan menumpuk membentuk gunung yang disebut gunung berapi. Ada lubang yang dalam di atas gunung berapi yang disebut kawah. Dari tempat inilah lahar keluar. Banyak gunung berapi yang bentuknya seperti kerucut. 

Dari manakah asalnya lahar?
Lahar berasal dari tempat yang jauh berada di bawah permukaan bumi yang bersuhu sangat panas. Sehingga, bisa melelehkan batuan. Batu yang meleleh itu disebut magma. Magma yang panas naik ke atas melalui celah-celah kerak bumi. Magma yang disemburkan gunung berapi ke atas permukaan bumi disebut lahar.

Di manakah gunung berapi berada?    
Permukaan bumi adalah kerak bumi yang keras. Kerak ini retak dan terpisah menjadi bagian-bagian besar yang disebut lempengan. Lempengan ini berada di atas magma panas yang mengalir di dalam bumi. Ketika magma bergerak, lempengan ini juga ikut bergerak. Kadang-kadang, magma meluap ke permukaan bumi. Inilah gunung berapi. Kebanyakan gunung berapi muncul di tepi lempengan.

Mengapa gunung berapi meletus? 
Magma terdiri dari gas dan uap. Jika gas dan uap terjerat di dalam magma yang mengalir, magma itu akan meletus. Dan, letusan ini akan menghancurkan pucuk gunung berapi. Ketika magma tidak mengandung banyak gas, lahar disemburkan keluar dalam aliran yang panjang.  

Berbahayakah gunung berapi?
Gunung berapi meletus dengan kekuatan yang hebat. Suara letusannya kadang-kadang dapat terdengar sampai ribuan kilometer. Gas dan uap disemburkan keluar dari gunung berapi. Gas yang panas menumbangkan pepohonan dan meracuni binatang dan manusia. Aliran lahar membakar semua yang dilaluinya. Lahar mengubur ladang, bahkan kota.

Letusan terbesar
Krakatau adalah sebuah pulau yang terletak di Selat Sunda. Krakatau juga merupakan sebuah gunung berapi. Pada 1883, gunung berapi ini meletus dengan ledakan dasyat yang mengahncurkan hampir seluruh bagian pulau.
Ledakan keras terdengar sampai ribuan kilometer. Pada 1928, gunung berapi baru tumbuh di tempat itu. Gunung itu disebut Anak Krakatau.

Apa manfaat gunung berapi?
Tanaman tumbuh subur di tanah yang berasal dari lahar dingin. Jadi, banyak petani yang tinggal di lereng gunung berapi. Di sini mereka dapat memperoleh hasil panen yang baik.
Gunung berapi melepaskan bahan-bahan kimia yang berharga dari dalam bumi. Salah satunya adalah belerang yang bisa digunakan pada industri dan untuk membuat obat.
Jenis Gunung berapi berdasarkan bentuknya 
 
Stratovolcano
 
Tersusun dari batuan hasil letusan dengan tipe letusan berubah-ubah sehingga dapat menghasilkan susunan yang berlapis-lapis dari beberapa jenis batuan, sehingga membentuk suatu kerucut besar (raksasa), kadang-kadang bentuknya tidak beraturan, karena letusan terjadi sudah beberapa ratus kali. Gunung Merapi merupakan jenis ini.
 
 
Perisai
 
Tersusun dari batuan aliran lava yang pada saat diendapkan masih cair, sehingga tidak sempat membentuk suatu kerucut yang tinggi (curam), bentuknya akan berlereng landai, dan susunannya terdiri dari batuan yang bersifat basaltik. Contoh bentuk gunung berapi ini terdapat di kepulauan Hawai.          
 
  
Cinder Cone
 
 Merupakan gunung berapi yang abu dan pecahan kecil batuan vulkanik menyebar di sekeliling gunung. Sebagian besar gunung jenis ini membentuk mangkuk di puncaknya. Jarang yang tingginya di atas 500 meter dari tanah di sekitarnya.
 
  
Kaldera
 
 
Gunung berapi jenis ini terbentuk dari ledakan yang sangat kuat yang melempar ujung atas gunung sehingga membentuk cekungan. Gunung Bromo merupakan jenis ini.

Share this article :

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Follow by Email

Wikipedia

Hasil penelusuran

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. SDN KEBON KACANG 01 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger